Tampilkan postingan dengan label bong chandra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bong chandra. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2012

5 Motivator terbaik Indonesia

Istilah motivator baru saya sadari setelah saya tamat sekolah, apakah ini berarti dulu waktu di sekolah formal belum diajarkan atau saya sendiri yang dulu malas belajar dan tidak mau nyari tau ya? Hehee..

Memang ada orang yang mencibir dan berkomentar negatif terhadap motivator, mulai dari dibilang mereka sok tau, banyak bacot, modal omong doang, ah teori... dan lain-lain. Bahkan ada temen yang bilang dalam bahasa daerah Bali “omongan bebotoh menang, ape dadi orang!” (artinya: bicaranya penjudi yang menang, apapun bisa dibilang). Tapi saya memilih tidak ambil pusing dengan pendapat teman ini, karena teori yang mereka sampaikan telah terbukti membuat mereka berhasil seperti skarang, sedangkan praktek yang saya lakukan selama ini membuat kehidupan saya lemah. Hehee... berarti saya harus belajar meniru nih...
Kenapa saya harus meniru? Bukankah lebih baik jadi diri sendiri (be your self)? Pertanyaan ini sempat membuat saya ragu. Namun ada yang mengingatkan bila diri sendiri ini malas, penakut, lemah, suka menunda, sombong, masih layakkah saya menjadi diri sendiri? Padahal manusia adalah mahluk peniru, terbukti dari lahir saya sudah meniru cara bicara orang tua, bahasa yang mereka pakai (coba lahir di Inggris, mungkin sekarang saya jago bahasa inggris.. xixixii), sehingga sepenuhnya kehidupan saya ini adalah peniruan. Jadi apa salahnya jika saya meniru yang sudah terbukti berhasil?
Ada yang bilang Motivasi = Alasan. Adakah alasan untuk apa saya bekerja? Adakah alasan kenapa saya rajin? Adakah alasan mengapa saya harus berhasil semuda mungkin? Dan dari beliau-beliau inilah saya mendapatkan alasan (motivasi) yang membuat saya lebih bersemamangat menjalani hidup.
Menurut saya motivator adalah tokoh yang berperan bagi bangsa ini. motivator Indonesia telah memberi arti bagi kemajuan kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia, sebagai sumber inspirasi, idola dan teladan bagi sebagian masyarakat. Melalui seminar, training motivasi, kebijaksanaan, kepemimpinan serta ilmu berharga mereka bisa mempengaruhi banyak orang untuk lebih bersemangat.

  
Kalau banyak orang menyebut Anthony Robbins sebagai pelatih dan motivator Terbaik Di Dunia. Kemudian muncul pertanyaan dalam hati saya, 'siapa motivator terbaik di Indonesia??'
Ada banyak nama-nama yang disebut sebagai motivator Indonesia seperti: Christian Andrianto, Hermawan Kartajaya, James Gwee, Bong Chandra, Tung Desem Waringin, Andrie Wongso, Gede Prama, Putu Putrayasa, Mario Teguh dan masih banyak yan lain.

Siapapun bebas memilih siapa motivator terbaik menurut versi masing-masing, dalam tulisan ini ijinkan saya menulis 5 motivator terbaik Indonesi versi saya sendiri, urutannya adalah:
Gede Dermawan
5. Gede Dermawan.
Mungkin beliau belum setenar Anthony Robbins, namun bagi saya beliau adalah motivator pertama yang pernah saya ikuti seminarnya. Entah mengapa saat nonton acara beliau di TV, sy merasakan sosok sederhana dengan semangat yang sangat membara. Dari awal ketemu saya sudah mengagumi semangat dan cara bicara beliau yang tetap santun, sampai ikut seminar malah membuat saya semakin mengagumi beliau. selengkapnya>

Putu Putrayasa
4. Putu Putrayasa
Sebagai orang Bali saya merasa bangga apabila putra daerah bisa tampil secara nasional. Salah satunya adalah Putu Putrayasa, beliau adalah seorang pembelajar autodidak sejati, praktisi Sales and Marketing, Public Speaking, Business Coach, Leadership, Motivator, Penulis buku dan Entreprenuer sejak usia masih belasan tahun. Di usia 25 tahun, ia telah mendirikan dan memimpin belasan perusahaan computer retail. Di usia yang masih sangat muda juga, ia telah mendirikan sekaligus memimpin Perguruan Tinggi.


Gede Prama
3. Gede Prama
Secara tidak sengaja, waktu nonton siaran salah satu televisi swasta di Bali beberapa tahun yang lalu, saya terkagum-kagum dengan pembicaraan orang yang tidak ganteng ini...hehee..maaf ya pak Gede. Gaya bicara beliau yang santun dengan logika berpikir yang sangat jernih membuat saya terkagum. Semakin membuat saya ingin mengenal dan berguru lebih jauh dengan beliau. Itu sebabnya saya sangat bersemangat waktu ada teman yang memberi pinjaman buku “Percaya Cinta Percaya Keajaiban” yang beliau tulis.Setelah membaca buku penuh cinta kasih itu, saya merasakan perbedaan dalam diri ini. Perbedaan sudut pandang dan cara berpikir saya selama ini ternyata membuat saya menderita, namun setelah pencerahan dari buku tersebut saya diajarkan melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda. Sebuah sudut pandang yang mengajarkan saya untuk selalu bersyukur atas apapun yang terjadi. Terimakasih banyak pak Gede.


Mario Teguh

2. Mario Teguh
Hampir setiap hari minggu malam istri selalu mengingatkan saya untuk menonton acara kesukaan saya di MetroTV. Beliau tampil dalam acara Mario Teguh Golden Ways di Metro TV dan saya bisa lihat cara beliau membawakan sharingnya, lembut, bijaksana dan langsung mengena di dalam hati ini. Dan seandainya lupa, saya sempatkan diri untuk mendownload rekamannya via youtube. Melalui akun facebook Mario Teguh memberikan tips-tips sukses yang inspiratif penuh kasih. Mario Teguh juga memberikan beberapa tips membangun keluarga yang harmonis dan penuh kasih.


Motivator Terbaik Indonesia
1. Oka Widnya
Sering saya denger musuh terbesar adalah diri kita sendiri, saya sangat setuju! Itu sebabnya saya berusaha mengalahkan sikap buruk diri sendiri baru saya bisa mencapai tangga yang lebih tinggi. Motivator terbaik untuk saya adalah diri saya sendiri. Tidak ada yang dapat mengubah hidup saya selain diri saya sendiri. Motivator dari nomor 5 sampai 2 hanyalah pemacu semangat saya sementara, karena walaupun ikut seminar jutaan, tapi apabila dalam diri belum ada niat untuk berubah, sama saja tidak berguna.



Sabtu, 20 Agustus 2011

Tuhan akan menolong saya!

THE SCIENCE OF LUCK
Semenjak keluar dari pekerjaan sebagai karyawan di sebuah perusahaan pembiayaan sepeda motor terbaik di Indonesia, dari tgl 15 Juli 2011, istri selalu bilang "Everyday is Sunday" buat saya, betulkah? haha...(kayaknya betul sih). tapi hal itu tidak jadi masalah, untuk sementara saya masih bangga punya jabatan "Profesional Jobless" hmm... ada ya jabatan itu?
Hari-hari indah dengan waktu yang sangat berharga ini saya lewati untuk melayani istri dan pada waktu luang saya gunakan untuk membaca beberapa buku. Ijinkan saya menulis sedikit cerita dari salah satu buku yang saya baca ya...



Seorang pemimpin agama tinggal di sebuah desa, pada suatu hari desa tersebut diguyur hujan lebat 3 hari 3 malam yang membuat desa tersebut mulai kebanjiran. Pamimpin agama tersebut memutuskan tidak akan mengungsi karena dia sangat yakin bahwa Tuhan akan menolong orang yang beriman kuat seperti dirinya. Airpun sudah setinggi lutut, beberapa warga sudah mulai mengungsi, tetapi tidak dengan pimpinan agama ini. Ada seorang muridnya kasihan dengan pimpinannya, kemudian dia datang menjemput dengan truk besar yg dapat melintasi banjir yg tingginya sudah selutut. Ia berteriak, "Guru.. Ayo selamatkan diri, air naik terus!"
Bukannya bersyukur karena telah di beri pertolongan, pemimpin agama tersebut malah menjawab, "Hai kalian semua, kecil imanmu. Saya percaya Tuhan akan menolong saya!". Mendengar pernyataan tersebut, murid inipun memutuskan untuk bergegas pergi menyelamatkan dirinya sendiri.
Selang beberapa waktu kenudian air sudah mencapai dada. Pemimpin tersebut masih tetap ngotot tinggal dirumahnya. Beberapa murid lain datang menggunakan perahu karet dan berteriak "Guru.. Ayo selamatkan diri, air naik terus!" Untuk kedua kalinya pemimpin agama itu menjawab "Hai kalian semua, kecil imanmu. Saya percaya Tuhan akan menolong saya!". Rombongan itupun pergi meninggalkannya.
Beberapa jam airpun sudah naik sampai setinggi dagu orang dewasa, terdengar bunyi helikopter di atas rumah pimpinan agama tersebut, sambil melemparkan tali mereka berteriak "Ayo selamatkan dirimu, air naik terus.. Bila tidak kamu bisa mati!" Dengan terbata-bata dia menjawab "Hai kalian semua, kecil imanmu. Saya percaya Tuhan akan menolong saya! Kalian tenang saja." Malangnya banjirpun meluap dan menewaskan pimpinan agama tersebut.

Setelah kejadian itu, sampailah pimpinan agama bertemu Tuhan dan bertanya, "Mengapa Engkau tidak menyelamatkan aku? Bukankah sudah jelas dalam kitab suci Kau katakan akan menyelamatkan orang yang beriman?" Kemudian Tuhan melakukan konfirmasi kepada para malaikat "Apakah kalian sudah menolong dia?" Malaikat menjawab "Ya, kami sudah menolongnya sebanyak 3 kali, pertama dgn truk, kedua perahu karet dan ketiga dgn helikopter!"

Nilai moral dari cerita ini adalah pertolongan dari Tuhan selalu ada dimana-mana. Tapi jangan berharap pertolongan jatuh dari langit. Tuhan akan mengirim pertolongan melalui perpanjangan tangan manusia. Demikian pula halnya dengan keberuntungan.

Sumber: "THE SCIENCE OF LUCK" oleh Bong Chandra.